JKT 48 - Kokoro No Placard ( Papan Penanda Isi Hati )
Lihat ke sini sebentar saja
Ayo sadarlah pada kebradaanku
Lihat ke sini lima detik pun
Lihatlah diriku yang di dekat mu
Tetapi sebenarnya walau mata bertemu
Sebentar dan tidak sempat mengucapkan apapun
Reef :
Papanpenanda isi hati
Padahal jika kau melihat pasti akan mengerti perasaanku
Jika di sini aku tulis aku suka pada dirimu
Walau dada berdebar, walaupun berkeringat, bisa ungkapkan cinta
Give me a chance sekali saja
Berdo'a sendirian sambil menunggu
Give me a chance kebetulan pun
Ayolah kau menengok ke arahku
Harus beranikan diri lalau mulai menyapa
Meski mudah di ucapkan, sulit tuk di lakukan
Reef :
Papan penanda isi hati
Masukan tangan dari mulut, ganjalan hati itu ayo ambilah
Aku suka pada dirimu jikalau itu tersampaikan
Walau tidak di jawab, walau tampak kesulitan, bisa jadi happy
Semua orang menyimpan kata - kata yang penting
Jauh di suatu tempat di dalam lubuk hati
Papan penanda isi hati
Padahal jika kau melihat pasti akan mengerti perasaanku
Jika di sini aku tulis aku suka pada dirimu
Walaupun dada berdebar, walaupun berkeringat, bisa ungkapkan cinta
Papan penanda isi hati
Hei.. cobalah kau keluarkan apa yang kau fikirkan, terus teranglah
Jika tak bisa di ucapkan cukup di tuliskan saja
Yang ingin di sampaikan, yang ingin di ucapkan, sadarilah tandaku
Selasa, 14 Februari 2017
Senin, 13 Februari 2017
Lirik Lagu JKT48 - Tooku Ni Itemo ( Tempat Yang Jauh Pun )
JKT 48 Team T - "Tooku Ni itemo" ( Tempat Yang Jauh Pun )
Di musim semi
Angin lembut berhembus
Di sebelah ku ada kau menunggu bis
Hanya mimpi yang di masukan dalam tas
Memulai perjalanan
Dengan menggunakan jadwal yang baru
Kamu telah memilih jalan yang jauh dan bersinar
Reef :
Di tempat yang jauh pun langit luas trus membentang
Terhubung dengan kota tempat kita lahir
Awan juga hati memang selalau
Datang dan pergi dengan bebasnya
Di tempat yang jauh pun langit luas trus membentang
Waktu yang sama terus menerus mengalir
Meskipun sekarang kita berpisah
Kami slalu ada di sisimu
Jalan yang penuh pohon - pohon sakura
Bis pun akhirnya datang sesuai jadwal
Sambil tersenyum aku pergi dulu ya
Kamu lambaikan tangan
Kilauan mu yang sekarang adalah
Cahya keyakinan mempercayai hari esok
Reef :
Di saat kesulitan cobalah memandang langit
Pasti akan terlihat sekumpulan awan
Butiran air mata yang di buat
Matamu tersapu oleh angin
Disaat kesulitan cobalah memandang langit
Karena seperti biasa di sini ku slalu
Mendengarkan cerita - ceritamu
Kita takan pernah sendirian
Di tempat yang jauh pun langit luas trus membentang
Waktu yang sama terus menerus mengalir
Meskipun sekarang kita berpisah
Kami slalu ada di sisimu
Di saaat kesuliatan cobalah memandang langit
Pasti akan terlihat sekumpulan awan
Butiran air mata yang di buat
Tersapu oleh angin
Di saat kesulitan cobalah memandang langit
Karena seperti biasa di sini ku slalu
Mendengarkan cerita - ceritamu
Kita tkan pernah sendirian
Di musim semi
Angin lembut berhembus
Di sebelah ku ada kau menunggu bis
Hanya mimpi yang di masukan dalam tas
Memulai perjalanan
Dengan menggunakan jadwal yang baru
Kamu telah memilih jalan yang jauh dan bersinar
Reef :
Di tempat yang jauh pun langit luas trus membentang
Terhubung dengan kota tempat kita lahir
Awan juga hati memang selalau
Datang dan pergi dengan bebasnya
Di tempat yang jauh pun langit luas trus membentang
Waktu yang sama terus menerus mengalir
Meskipun sekarang kita berpisah
Kami slalu ada di sisimu
Jalan yang penuh pohon - pohon sakura
Bis pun akhirnya datang sesuai jadwal
Sambil tersenyum aku pergi dulu ya
Kamu lambaikan tangan
Kilauan mu yang sekarang adalah
Cahya keyakinan mempercayai hari esok
Reef :
Di saat kesulitan cobalah memandang langit
Pasti akan terlihat sekumpulan awan
Butiran air mata yang di buat
Matamu tersapu oleh angin
Disaat kesulitan cobalah memandang langit
Karena seperti biasa di sini ku slalu
Mendengarkan cerita - ceritamu
Kita takan pernah sendirian
Di tempat yang jauh pun langit luas trus membentang
Waktu yang sama terus menerus mengalir
Meskipun sekarang kita berpisah
Kami slalu ada di sisimu
Di saaat kesuliatan cobalah memandang langit
Pasti akan terlihat sekumpulan awan
Butiran air mata yang di buat
Tersapu oleh angin
Di saat kesulitan cobalah memandang langit
Karena seperti biasa di sini ku slalu
Mendengarkan cerita - ceritamu
Kita tkan pernah sendirian
Langganan:
Postingan (Atom)

